Jumat, 18 Januari 2013

LIMA SEBAB HATI MENJADI BERCAHAYA

Kesedihan bisa mempengaruhi suasana hati. Sementara hati akan menjadi pekat kalau selalu dirundung kesedihan karena meratapi hilangnya dunia. Namun sebaliknya, kalau kesedihan itu karena meratapi sesuatu yang hilang dari urusan ukhrawi akan menyebabkan hati menjadi tenang dan tentram. 
Maka ketahuilah bahwa:
Pertama; hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas habisnya umur yang sia-sia tanpa amal yang bermanfaat.
Kedua, hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas maksiat yang telah dikerjakan, sehingga hati menjadi takut kalau hal itu akan menghalangi diri dari masuk surga.
Ketiga, hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas tindakan menyia-nyiakan hukum Allah dengan mengambil hukum-hukum buatan manusia.
Keempat, hati akan bersinar dengan kesedihan karena  menyesal atas terhinanya kaum muslimin karena mereka telah dikuasai oleh orang-orang kafir.
Kelima, hati akan bersinar dengan kesedihan karena  menyesal atas perpecahan yang terjadi diantara para ulama, du'at, karena egoisme mereka yang hanya sibuk denga urusan pribadi daripada memikirkan tujuan dakwah yang lebih utama.
(Abdul Hamid al-Bilali, Manhaj Tabi'in fi Tarbiyah An Nafs)

0 komentar: